Bandoeng Tempo Doeloe
 
 
 

Halaman Utama --> Lembaga Keuangan--> De Javasche Bank

De Javashe Bank

 

Simpang Bragaweg dan Landraadweg (1902)


Akibat khawatir akan ekspansi Inggris, pemerintah Hindia Belanda merasa perlu membuka cabang de javasche bank di Bandung yang bertujuan untuk melindungi kekayaan negara dengan menjauhkannya dari daerah pesisir (Batavia) ke pedalaman.Dalam kaitan ini, J Reijsenbach, presiden ke 10 De Javasche Bank, mengajukan permohonan untuk membuka kantor Cabang di Bandung kepada Dewan Militer Hindia Belanda pada tahun 1902.

pada tahun 1906, Direksi De Javache Bank menerima surat dari Gubernur Jendral Hindia Belanda yang berisi penyerahan sebidang tanah seluas 10.460 meter persegi bagi De Javasche Bank di desa Kejaksangirang. Kantor Cabang De Javasche Bank Bandung di sudut tenggara simpang Bragaweg dan Landraadweg (sekarang Jln Braga dan perintis kemerdekaan) dibuka resmi pada tanggal 30 Juni 1909, walaupun masih dalam bentuk gedung yang masih sederhana.

Gedung Kantor Cabang De Javasche Bank yang berbentuk permanen mulai dibangun pada tahun 1915. Gedung itu mulai dipergunakan pada tanggal 5 Mei 1918.
De Javasche Bank (termasuk cabang Bandung) dilikuidasi pada masa pendudukan Jepang, dan dihidupkan kembali pada tanggal 9 Mei 1946.
Indonesia mengambil alih De Javasche Bank pada tahun 1951 dan diresmikan sebagai Bank Indonesia pada tahun 1953.

Gedung de Javasche Bank Bandung memiliki bentuk simetris jika dipandang dari segala arah. Elemen-elemen dekorasinya didominasi oleh gaya renaissance. Hiasan kolom silindrisnya ditata dengan gaya doric.

next

by : Sudarsono katam /Lulus Abadi