
Kantor telepon di Oude Hospitalweg (Jl Lembong) dilihat
dari udara (1920-an)

Kantor telepon di Jln Lembong (1950-an)

Pembicaraan pertama radio telepon anatara Hindia Belanda
dan Nederland dilakukan oleh Gubernur Jendral Hindia Belanda
dan petinggi Kerajaan Belanda (3 Juni 1927)
Penggunaan telepon di Hindia Belanda dimulai pada tahun 1881. Pengelolaan jasa telepon diserahkan kepada pihak swasta dengan masa konsesi selama 25 tahun. Komunikasi melalui telepon telah berkembang dengan sangat cepat dan jumlah pengelola jasa telepon pun bertambah banyak. Pada tanggal 20 September 1906, pemerintah Hindia Belanda memutuskan untuk tidak memperpanjang masa konsesi swasta, sebab pengelolaan jasa telepon akan langsung ditangani oleh Pemerintah Hindia Belanda.
Jaringan telepon masuk ke Bandung sekitar tahun 1882-1883 dan warga sudah dapat menggunakan jasa telepon interlokal sejak tanggal 15 Juli 1898. Pengoperasian telepon otomatis terjadi pada tahun 1934.
Percobaan penggunaan telepon radio mulai dilakukan pada tahun 1924-1925, tetapi hasilnya kurang memuaskan. Suara pemancar radio telepon dari Eidenhover Nederland dapat terdengar di Bandung pada bulan maret 1927. Dr.de Groot segera membuat pemancar radio telepon dengan menggunakan peralatan Philips. Pada tanggal 3 juni 1927, percakapan pertama radio telepon antara Hindia Belanda dan Nederland pun terwujud.
Monumen peringatan untuk peristiwa bersejarah ini didirikan di Tjitaroemplein (Lapangan Citarum), tetapi telah dibongkar pada tahun 1950-an.

Salah satu Iklan jasa layanan telepon
by : Sudarsono katam /Lulus Abadi