![]() |
Tjitaroem Plein (Lapangan Citarum) terletak di ujung barat Tjitaroems traat. Tjitaroem plein adalah lapangan yang memiliki beberapa pohon hias, dilengkapi dengan sebuah kolam dan sebuah monumen di sis barat kolam. Tjitaroem Plein dibangun sekitar akhir tahun 1920-an. |
Monumen Tjitaroem Plein dibangun untuk memperingati percakapan pertama melalui telepon antara Hindia Belanda dengan Nederland pada tanggal 3 Juni 2007, melalui pemancar Malabar.
Bentuk monumen berupa Bola Besar, yang mengibaratkan bumi dan dua patung lelaki berhadap-hadapan tanpa busana di kedua sisinya. Ekspresi sebuah patung tampak sedang berteriak dan yang lainnya menempelkan telapak tangan di telinganya. Monumen ini melambangkan jarak bumi menjadi tidak berarti lagi melalui komunikasi radio telepon bumi.
![]() |
Patung peringatan di Lapangan Citarum itu dibongkar pada akhir tahun 1950-an. Pembongkaran yang sangat disesalkan oleh banyak pihak, sebab bagaimanapun juga patung itu memiliki makna historis bagi Kota Bandung dan Indonesia pada umumnya. Pembongkaran yang semata-mata didasarkan pada penilaian sepihak bahwa wujud patung itu melanggar susila.
Nama pendiri pemancar Malabar , Ir.G.J.De Groot diabadikan sebagai nama jalan yang sekarang disebut Jln. Siliwangi
by : Sudarsono katam /Lulus Abadi